Sejarah Perpustakaan Nasional Indonesia


Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) adalah lembaga penting yang tidak hanya menjadi tempat koleksi pengetahuan, tetapi juga saksi sejarah perjalanan literasi bangsa. Berikut adalah rangkuman sejarah Perpusnas dan perkembangannya hingga menjadi salah satu perpustakaan modern terbaik di dunia.


Awal Mula Perpustakaan di Indonesia

Sejarah perpustakaan di Indonesia dapat ditelusuri ke zaman kolonial Belanda. Pada tahun 1778, pemerintah Belanda mendirikan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen, sebuah lembaga ilmu pengetahuan yang memiliki koleksi buku, manuskrip, dan arsip penting. Koleksi ini kemudian menjadi cikal bakal Perpustakaan Nasional.




Pembentukan Perpustakaan Nasional

Perpustakaan Nasional resmi didirikan pada tanggal 17 Mei 1980, melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia. Lembaga ini menggabungkan beberapa perpustakaan besar di Jakarta, seperti Perpustakaan Museum Nasional dan Perpustakaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Gedung Modern dan Digitalisasi

Pada tahun 2017, Perpusnas meresmikan gedung baru di Jakarta, yang merupakan salah satu gedung perpustakaan tertinggi di dunia. Dengan 24 lantai, fasilitas ini menyediakan layanan modern, ruang baca nyaman, dan akses digital ke jutaan koleksi buku serta manuskrip kuno.



Peran dalam Pelestarian Budaya

Perpusnas juga memiliki peran penting dalam melestarikan naskah kuno Nusantara, seperti Negarakertagama dan La Galigo. Digitalisasi koleksi menjadi langkah strategis untuk melindungi dokumen penting dari kerusakan fisik.



Comments